<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>ihsan.syabani.org</title>
	<atom:link href="http://ihsan.syabani.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ihsan.syabani.org</link>
	<description>just another kiddies</description>
	<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 12:41:32 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Intrepid Ibex</title>
		<link>http://ihsan.syabani.org/2008/10/31/intrepid-ibex/</link>
		<comments>http://ihsan.syabani.org/2008/10/31/intrepid-ibex/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 12:39:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihsan.syabani.org/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya, keluar juga. Intrepid ibex. Nama Ubuntu yang paling anyar. Dirilis pada 30 Oktober kemarin. Bertepatan dengan pergantian kepala teman saya. 
Banyak cara mendapatkan ubuntu. Banyak pilihan. Meski menurut beberapa teman aku, banyak pilihan lebih berpotensi membingungkan.
Kalau longgar benwit seh, bisa mengunduh di kandang kambing, repo ugm, atau bagi pengguna telkom, bisa langsung sedot dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya, keluar juga. <a href="http://www.ubuntu.com/products/whatisubuntu/810features/">Intrepid ibex</a>. Nama <a href="http://www.ubuntu.com/">Ubuntu</a> yang paling anyar. Dirilis pada 30 Oktober kemarin. Bertepatan dengan pergantian kepala teman saya. </p>
<p>Banyak <a href="http://www.ubuntu.com/getubuntu">cara mendapatkan</a> ubuntu. Banyak pilihan. Meski menurut beberapa teman aku, banyak pilihan lebih berpotensi membingungkan.</p>
<p>Kalau longgar benwit seh, bisa mengunduh di <a href="ftp://kambing.ui.edu/pub/ubuntu/releases/intrepid/">kandang kambing</a>, <a href="ftp://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu/intrepid/">repo ugm</a>, atau bagi pengguna telkom, bisa langsung sedot dari <a href="ftp://dl2.foss-id.web.id/iso/ubuntu/releases/intrepid">foss-id</a>. </p>
<p>Kalau sempit benwit dan doku berlebih, bisa pesen di tempat <a href="http://juragan.kambing.ui.edu/" title="Kok jualan cd">juragan kambing</a> atau beli di <a href="http://toko.baliwae.com/product_info.php?products_id=1209">toko baliwae</a>. </p>
<p>Kalau sempit benwit dan <acronym title="maksudnya sabar">panjang ususnya</acronym>, bisa minta lewat <a href="https://shipit.ubuntu.com/">shipit</a>. </p>
<p>Selamat ber-Ubuntu:)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihsan.syabani.org/2008/10/31/intrepid-ibex/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Qunut Nazilah</title>
		<link>http://ihsan.syabani.org/2008/10/31/qunut-nazila/</link>
		<comments>http://ihsan.syabani.org/2008/10/31/qunut-nazila/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 11:54:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Doa]]></category>

		<category><![CDATA[Qunut Nazilah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihsan.syabani.org/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Langsung saja menuju TKP:) 
http://rapidshare.com/files/132774391/Qunut_Nazilah_-_Alafasy.mp3.html
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Langsung saja menuju TKP:) </p>
<p><code>http://rapidshare.com/files/132774391/Qunut_Nazilah_-_Alafasy.mp3.html</code></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihsan.syabani.org/2008/10/31/qunut-nazila/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sepatu Baru</title>
		<link>http://ihsan.syabani.org/2008/09/23/sepatu-baru/</link>
		<comments>http://ihsan.syabani.org/2008/09/23/sepatu-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 13:31:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihsan.syabani.org/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Memilih. Membutuhkan kejelian. Dan perlu keputusan yang tepat. Salah memilih, bisa jadi sesal kemudian. 
Seperti tadi, misalnya. Saat berjalan-jalan di toko sepatu. Pengennya beli yang mahal, tapi setelah ditimbang-timbang, akhirnya tidak jadi. Setelah dipikir, malah tidak efisien. Butuhnya hanya untuk alas kaki. Kenapa memilih yang mahal. Kalau lah jadi keambil yang mahal, paling juga jarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memilih. Membutuhkan kejelian. Dan perlu keputusan yang tepat. Salah memilih, bisa jadi sesal kemudian. </p>
<p>Seperti tadi, misalnya. Saat berjalan-jalan di toko sepatu. Pengennya beli yang mahal, tapi setelah ditimbang-timbang, akhirnya tidak jadi. Setelah dipikir, malah tidak efisien. Butuhnya hanya untuk alas kaki. Kenapa memilih yang mahal. Kalau lah jadi keambil yang mahal, paling juga jarang dipakai. Eman buat dipakai di kaki. Halah.:) </p>
<p>Tapi, kalau dapat yang murah dan kualitasnya oke, kenapa tidak?:p</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihsan.syabani.org/2008/09/23/sepatu-baru/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Peta Mudik</title>
		<link>http://ihsan.syabani.org/2008/09/23/peta-mudik/</link>
		<comments>http://ihsan.syabani.org/2008/09/23/peta-mudik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 10:48:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihsan.syabani.org/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Bisa diunduh dari sini.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bisa diunduh dari <a href="http://www.tempointeraktif.com/lebaran/peta/">sini</a>.</p>
<p><a href="http://ihsan.syabani.org/wp-content/uploads/2008/09/peta-mudik1.png"><img src="http://ihsan.syabani.org/wp-content/uploads/2008/09/peta-mudik1-300x187.png" alt="" title="Peta Mudik" width="300" height="187" class="alignleft size-medium wp-image-63" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihsan.syabani.org/2008/09/23/peta-mudik/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tanpa Makna</title>
		<link>http://ihsan.syabani.org/2008/09/01/tanpa-makna/</link>
		<comments>http://ihsan.syabani.org/2008/09/01/tanpa-makna/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 17:38:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihsan.syabani.org/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Seakan tidak berasa
Hari-hari berlewat begitu saja
Tanpa makna
Atau saya yang tidak bisa memaknai
Perulangan seperti tidak membuat diri dewasa
Adakah yang tidak beres dengan jiwa
Tangan melekat pada keyboard
Mata menatap monitor
Begitu setiap hari
Tanpa makna
Sunyi
Senyap
Tanpa suara
Harus diubah
Harus berubah
Mulai dari diri
Mulai saat ini
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seakan tidak berasa<br />
Hari-hari berlewat begitu saja<br />
Tanpa makna<br />
Atau saya yang tidak bisa memaknai</p>
<p>Perulangan seperti tidak membuat diri dewasa<br />
Adakah yang tidak beres dengan jiwa</p>
<p>Tangan melekat pada keyboard<br />
Mata menatap monitor<br />
Begitu setiap hari<br />
Tanpa makna</p>
<p>Sunyi<br />
Senyap<br />
Tanpa suara</p>
<p>Harus diubah<br />
Harus berubah</p>
<p>Mulai dari diri<br />
Mulai saat ini</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihsan.syabani.org/2008/09/01/tanpa-makna/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pengen Mendekat, Malah Menjauh</title>
		<link>http://ihsan.syabani.org/2008/08/02/pengen-mendekat-malah-menjauh/</link>
		<comments>http://ihsan.syabani.org/2008/08/02/pengen-mendekat-malah-menjauh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 17:12:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihsan.syabani.org/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini masih berbincang tentang pernikahan. Suatu topik heboh di kalangan para muda. Sepertinya tidak ada yang lebih heboh untuk dibicarakan oleh para remaja kebanyakan, seperti layaknya perbincangan mereka tentang pernikahan. Meskipun ada juga yang merasa bosan. Boleh jadi, karena sang penyampai kurang memiliki kafaah ilmiyyah.
Pernikahan merupakan salah satu bentuk ibadah. Salah satu upaya untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kali ini masih berbincang tentang pernikahan. Suatu topik heboh di kalangan para muda. Sepertinya tidak ada yang lebih heboh untuk dibicarakan oleh para remaja kebanyakan, seperti layaknya perbincangan mereka tentang pernikahan. Meskipun ada juga yang merasa bosan. Boleh jadi, karena sang penyampai kurang memiliki kafaah ilmiyyah.</p>
<p>Pernikahan merupakan salah satu bentuk ibadah. Salah satu upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dan tidak dipungkiri, bahwa menikah itu mempunyai banyak keutamaan. </p>
<p>Akan tetapi, meski demikian, masih didapati banyak hal yang perlu diberikan catatan dalam penyelenggaraan pernikahan. Karena di dalamnya ternyata masih banyak mengandung khurafat. </p>
<blockquote><p>
Seperti nama calon harus cocok, urutan anak ke berapa juga harus sinkron dengan primbon, tanggal lahir kedua calon juga harus pas dengan &#8220;hitung-hitungan&#8221; sang dukun. Kalau itu sudah lolos, masih terganjal pula dengan keharusan menikah secara urut. Tidak boleh seseorang menikah mendahului kakaknya, apalagi kakak perempuan. Katanya, itu akan membuat sang kakak tidak laku, dan sang adik juga akan menerima akibatnya karena lancang mendahului kakaknya menikah.</p>
<p>Yang paling alot memegang kepercayaan ini, tetap tidak mentolerir meskipun akhirnya keduanya harus menjadi perawan atau jejaka tua. Sebagian yang merasa terpaksa &#8216;melanggar&#8217; adat itu mengharuskan sang adik untuk mengadakan ritual <strong><em>plangkahan</em></strong>. Yakni sebagai ungkapan permisi terhadap sang kakak yang dilangkahi adiknya untuk menikah. Jenis ritualnya bermacam-macam, dari yang sekadar hadiah, menuruti kemauan kakak, hingga ritual aneh yang bernuansa bid&#8217;ah dan syirik.</p>
<p>&#8211;dikutip dari <a href="http://ar-risalah.or.id">ar-risalah</a> 85
</p></blockquote>
<p>Berbagai alasan pun dikemukakan. Menuruti kemauan orang tua? Bukankah Allah telah berfirman dalam QS Luqman ayat 15, yang artinya, <strong>&#8220;Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya.&#8221;</strong>?</p>
<p>Dan bahkan, sebagaimana dalam sebuah hadits disebutkan bahwa ada seorang yang masuk surga karena seekor lalat dan ada seorang yang masuk neraka karena seekor lalat. Cobalah dibuka-buka Kitab Tauhid-nya.:)</p>
<p>Allaahumma inniy a&#8217;uudzu biKa an usyrika biKa wa ana a&#8217;lam, wa astaghfiruKa limaa laa na&#8217;lam.</p>
<p>Pengennya mendekatkan diri kepada Allah, tapi dengan sesuatu yang malah menjauhkan diri kepada-Nya. Apa bisa?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihsan.syabani.org/2008/08/02/pengen-mendekat-malah-menjauh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengalir</title>
		<link>http://ihsan.syabani.org/2008/07/26/mengalir/</link>
		<comments>http://ihsan.syabani.org/2008/07/26/mengalir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 23:43:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihsan.syabani.org/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Kala membaca tulisan yang mengalir, pengen rasanya bisa menulis seperti itu. Tidak sekadar menulis panjang tanpa makna. Pengennya bisa menyederhanakan yang sulit. Mudah dicerna dan diterima. Yang bisa menggerakkan. 
Bagaimana caranya? Ada yang berkenan mengajarkan? 
Jazaakumullaah khair.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kala membaca tulisan yang mengalir, pengen rasanya bisa menulis seperti itu. Tidak sekadar menulis panjang tanpa makna. Pengennya bisa menyederhanakan yang sulit. Mudah dicerna dan diterima. Yang bisa menggerakkan. </p>
<p>Bagaimana caranya? Ada yang berkenan mengajarkan? </p>
<p>Jazaakumullaah khair.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihsan.syabani.org/2008/07/26/mengalir/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Yang Penting Shalihah</title>
		<link>http://ihsan.syabani.org/2008/07/09/yang-penting-shalihah/</link>
		<comments>http://ihsan.syabani.org/2008/07/09/yang-penting-shalihah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 00:37:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Romantika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihsan.syabani.org/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Cantik gak papa..
..kaya gak papa
..pinter gak papa
Yang penting shalihah.
تنكح المرأة لأربع: لمالها، ولحسبها، ولجمالها، ولدينها، فاظفر بذات الدين تربت يداك
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cantik gak papa..<br />
..kaya gak papa<br />
..pinter gak papa<br />
Yang penting shalihah.</p>
<p dir="rtl">تنكح المرأة لأربع: لمالها، ولحسبها، ولجمالها، ولدينها، فاظفر بذات الدين تربت يداك</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihsan.syabani.org/2008/07/09/yang-penting-shalihah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bertanya Pada yang Salah Bisa-bisa Tersesat</title>
		<link>http://ihsan.syabani.org/2008/06/29/bertanya-pada-yang-salah-bisa-bisa-tersesat/</link>
		<comments>http://ihsan.syabani.org/2008/06/29/bertanya-pada-yang-salah-bisa-bisa-tersesat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 09:44:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Romantika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihsan.syabani.org/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, saat menelepon teman. Di kala saya hendak pergi ke kota seberang untuk shopping. Pengennya seh, hanya menawarkan bantuan. Kalau-kalau beliau berkehendak untuk menitip sesuatu dan konfirmasi waktu. Beberapa masa sebelumnya, beliau mengontak saya untuk menengok komputer temannya yang katanya sakit parah. Hidup segan, mati tak mau. Begitu kata teman beliau. 
Tapi, apa dinyana. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu ketika, saat menelepon teman. Di kala saya hendak pergi ke kota seberang untuk shopping. Pengennya seh, hanya menawarkan bantuan. Kalau-kalau beliau berkehendak untuk menitip sesuatu dan konfirmasi waktu. Beberapa masa sebelumnya, beliau mengontak saya untuk menengok komputer temannya yang katanya sakit parah. Hidup segan, mati tak mau. Begitu kata teman beliau. </p>
<p>Tapi, apa dinyana. Beliau berkehendak untuk datang sore hari. Sepulang saya dari shopping (<em>kayak ibu-ibu-muda ya</em> :p). Yang mengejutkan seh bukan itu. Ternyata ada pesan sponsor. Katanya ada yang ngebet(?) ketemu dengan saya. </p>
<p>Hmm.. saya desak, tidak juga mengaku. Sampai-sampai saya mengancam (<em>wuih, ngeri rek!</em>). Tapi, akhirnya saya luluh juga :p. </p>
<p>Akhirnya, tibalah masanya. Sekitar jam lima sore, terduduklah di bangku depan, tiga orang teman saya. Yang dengan setia menanti. Menanti dengan pasti. </p>
<p>Gubrak!! Ternyata, beliau membawa teman yang telah dirujuk teman saya yang lain (sebut saja Sidia). Teman ini menanyakan tentang Sidia. Tentang kesehariannya, tentang kepribadiannya, dll. Semua tentang Sidia lah, materi pertanyaannya. Singkat kata, pengen ta&#8217;aruf. Oiya, Sidia ini puteri loh.:D </p>
<p>Akhirnya, dengan celingak-celinguk, saya bingung juga. Meski pernah satu organisasi dengan Sidia, tapi beda angkatan. Sidia keluar, saya baru masuk. </p>
<p>Pun saya bukan tetangganya, dan juga belum pernah safar dengan Sidia. Jadi, bisa dikata, saya belum begitu mengenalnya, sebagaimana kata Umar bin Khattab, seperti yang dikutip oleh Fauzil Adhim dalam <strong>Kado Pernikahan untuk <del datetime="2008-06-29T09:30:31+00:00">Diriku</del> Istriku</strong>. </p>
<p>Meski malu bertanya sesat di jalan, tapi bertanya pada orang yang salah bisa-bisa menyesatkan. Jadi, maafkanlah saya, teman, bilamana saya hanya bisa menjawab, Laa Adri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihsan.syabani.org/2008/06/29/bertanya-pada-yang-salah-bisa-bisa-tersesat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Segmentation Fault</title>
		<link>http://ihsan.syabani.org/2008/06/21/segmentation-fault/</link>
		<comments>http://ihsan.syabani.org/2008/06/21/segmentation-fault/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 04:14:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ihsan.syabani.org/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Panik. Pidgin gak mau dipakai. Coba dipanggil dari console, muncul pesan Segmentation Fault. Bertanya sama google, akhirnya terdampar di tempat mas Dedi. 
Setelah dibaca sekilas, resep yang diberikan segera ditebus. Tapi, pidgin tetap mogok. Entah salah penerapannya atau yang lain. Intinya, saya merasa tersesat. 
Dan akhirnya, saya tersadar juga. Ternyata, beberapa saat sebelumnya saya iseng-iseng [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Panik. Pidgin gak mau dipakai. Coba dipanggil dari console, muncul pesan Segmentation Fault. Bertanya sama google, akhirnya terdampar di tempat <a href="http://milisdad.blogspot.com/2008/06/pidgin-segmentation-fault.html">mas Dedi</a>. </p>
<p>Setelah dibaca sekilas, resep yang diberikan segera ditebus. Tapi, pidgin tetap mogok. Entah salah penerapannya atau yang lain. Intinya, saya merasa tersesat. </p>
<p>Dan akhirnya, saya tersadar juga. Ternyata, beberapa saat sebelumnya saya iseng-iseng mencoba <a href="http://harry.sufehmi.com/archives/2007-06-12-1493/">resep-internet-cepat</a>-nya mas <a href="http://harry.sufehmi.com/">Harry</a>.Kemudian settingan proxy dikembalikan seperti semula, lalu jalan deh Pidginnya. </p>
<p>Bener gak ya <del>analisa</del> dugaan saya? Karena masalah proxy atau emang ada masalah di Pidginnya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ihsan.syabani.org/2008/06/21/segmentation-fault/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
