Lembur?
Lembur, acapkali bermakna ada tambahan untuk mengepulkan dapur. Bukan sekadar dapurmu. Bekerja di luar jam kerja yang semestinya. Dan akhirnya, ada tambahan kepulan di awal bulan.
Begitulah cerita yang mesti dilakoni oleh para karyawan. Yang mestinya kerja diselesaikan seharian, ada tambahan. Tambahan jam, yang juga tambahan penghasilan. Terkadang mesti menambah waktu semalaman.
Tapi, bagaimana jika dikerjakan di luaran? Adakah tambahan jam ini juga menambah penghasilan?
Jangan kepada saya soalan ini ditanyakan. Karena status saya sekarang bukanlah seorang karyawan.
Mohon perkenan, ini hanya sekadar hiburan. Teman begadang semalaman. Itung-itung sambil belajar membuat tulisan. Meski terkesan asal-asalan; bagaimana pendapatmu, kawan?
Comments
4 Responses to “Lembur?”
Leave a Reply
Lembur?!
Dilakukan mendapat tambahan, tidak dilakukan tidak mendapat teguran. (ah, macam sunah saja ya..)
Btw, kadang2 mengerjakan disaat lembur lebih efektif dibanding saat jam kantor. Apalagi klo udah deket2 deadline. Ya ga?!
Lembur apa ini? Bikin tulisan? Ngeblog? Download? Kerja?
Btw, wp-themes yang antum kasih pranalanya itu sudah selesai di donlod (dulu sempet 92% dan tdk bisa diteruskan, hiks). Mau?
@arifromdhoni
Lembur nganggur.:D
Mau.. mau..
nganggur = lembur? hiks ..
ato bangun malam (qiyaamul layl) ?
lembur jg y?
mau?
hm, bukannya donlod di situ malah lebih kenceng 