Seperempat Abad Sudah
Sesuai dengan data, yang tercatat dalam akte kelahiran, hari ini, bertambah umur. Seperempat abad sudah. Waktu yang tidak singkat. Tapi, terasa banyak sekali yang terlewat. Sudah tua, tapi serasa masih muda belum bisa apa-apa. Seperti iklan, “Tua itu pasti, dewasa adalah pilihan”.
Mengeluh juga percuma. Apalagi meratap. Pun menangis sampai kehabisan air mata. Tak banyak memberikan perubahan. Yang mesti dilakukan adalah bergerak. Take action. Ya, take action. Inspired action, lebih tepatnya. Berubah menjadi lebih baik. Change!
Semoga tidak lagi terlambat. Sesal adalah satu ganjaran cepat bagi yang terlambat.
Agak terhibur, melihat iklan Umur Bisa Diulur. Berikut kutipannya,
“Umur umatku berkisar antara enam puluh hingga tujuh puluh tahun, dan sangat sedikit di antara mereka yang mencapai usia itu.”
Umur produktif yang dimiliki oleh rata-rata orang, terkadang tidak mencapai 20 tahun dari seluruh umurnya. Sisanya, habis digunakan untuk melewati masa kanak-kanak, tidur, makan, buang hajat, serta aktivitas manusiawi lainnya. Maka, perlu kiranya kaum muslimin mengetahui kiat memperpanjang umur, bukan (hanya) dalam rangka menambah kebahagiaan dunia, akan tetapi (juga) untuk menambah kebaikan dan ketaatan kepada Allah.
Semoga di masa mendatang, lebih produktif dalam kebaikan dan mengelimir kesalahan. Amin.
Ya, umur bisa diulur.
Comments
8 Responses to “Seperempat Abad Sudah”
Leave a Reply
mg di hari lahirmu ini akhi bisa tau inilah hidup di dunia fana… smg jatah waktu yang telah berkurang justru akan menambah kedekatan akhi pada sang khalik… smg dimudahkan segala urusan dan selalu ditunjukkan jalan kebenaran. amien
Aamiin. Jazakallaah khair, Sugi.:)
semoga terwujud cita-citanya eh tapi harus nemu cita-citanya dulu kali ya..hmm
# benykla
Aamiin. Yup, mesti ngerti tujuan. Baru bisa sampai.:)
Jazaakallaah khair.
Bangun akhi!!
من عرف بعد السفر فليستعد
Barangsiapa yg mengetahui lamanya perjalanan, dia akan bersiap-siap.
من سار على الدرب وصل
Barangsiapa yg berjalan di atas jalannya, sampailah ia.
Btw, ana ud hampir 24 (nunggu ramadhan ini), hehe.
Baarakallaahu fiykum.
Panjang Usia Banyak Pahala, MAU?
semoga sisa umur yang masih itu bisa kau lalui dengan menempuh apa yang belum kau lakukan.tetap bersemangat ya akhi !!!!
btw, mang ada iklan yg bunyinya “Tua itu pasti, dewasa adalah pilihan”?? kok belum pernah denger ya?? he2,,
jadi perlu “take action” toh?
aku tunggu “action” nya..