Belajar Bahasa Arab

Semenjak lama, meang pengen sekali bisa lancar berbahasa Arab. Entah mengapa, meski sudah banyak buku belajar-praktis-bahasa-Arab terkumpul, belum bisa juga. Ya, buku-buku itu sangatlah menarik saat di toko buku. “AHA! ini buku sepertinya sangat perlu,” begitu kira-kira yang terpikir kala di toko buku. Sesampainya di rumah, ternyata hanya menemani buku-buku di rak, alias jarang sekali (untuk tidak mengatakan tidak pernah) dibaca.

Setidaknya, saya sudah ber-investasi untuk otak saya. Boleh jadi, pada suatu ketika, ada seseorang yang berkenan mengajari, sekaligus membacakan buku-buku lain di rak.

Ya, belajar itu butuh uang. Sebagaimana ianya juga perlu kesungguhan, kecerdasan, ketamakan akan ilmu, bersahabat dengan ustadz, dan waktu yang lama.

أخي لن تنال العلم إلا بستة …سأنبيك عن تفصيلها ببيان
ذكاء وحرص واجتهاد وبلغة…وصحبة أستاذ وطول زمان

Rehat Dulu, Barang Sejenak

Tidak perlu ngoyo, nanti malah loyo. Ya sudah, saya rehat dulu. Menyembuhkan diri yang terluka. Doakan ya!:)