Kenapa Ikhwan “Enggan” Menikah?

Mereka menanti dengan gundah. Mempertebal kesabaran. Memperbaiki diri. Berdoa. Bahkan mengajukan “proposal kesiapan” pada sang murobbi. Namun, apa mau dikata, jodoh yang dinanti tak jua kunjung datang.

Para akhwat ini lantas mulai membisikkan kesah di antara sesama, apakah ada faktor lain yang luput dari perhatian? Sebab jumlah sang ikhwan bujangan nyatanya toh cukup banyak tercantum di dalam “daftar pergaulan”. Tapi mengapa mereka nampak seolah-olah semakin enggan menyegerakan pernikahan?

Jadi Kenapa Ikhwan “Enggan” Menikah?