Pindahan

Alhamdulillaah. Setelah sekian lama numpang, akhirnya dapat tempat kontrakan sendiri. Meski dimulakan dengan nunut domain sekalian hostingnya. Lalu meningkat, beli (sewa?) domain sendiri, tapi masih di-taut-kan (redirect?) dengan tempat tumpangan. Finally, dapat juga 100% di tempat sewaan sendiri.

Follow Up

Tidak begitu asing terdengar. Apalagi di telinga para aktivis. Ya. Follow up. Kata yang seringkali menyerta dalam setiap kegiatan. Selalu mudah untuk diucapkan, dilafalkan. Tapi, untuk realisasinya, ternyata tidak semudah dalam pengucapan. Membutuhkan usaha, yang–terkadang–berdarah-darah. Membangun memang lebih mudah daripada merawat.

Beberapa pekan terakhir, setiap keluar dari toko buku, sering–tidak selalu–ada buku yang terbawa keluar. Dengan merelakan beberapa lembar kertas di kantong, tentunya. Sampai-sampai, antrian buku yang mesti dibaca–karena sudah dibeli–menjadi menumpuk. Jadi susah mem-follow up-i kegiatan membaca buku.

Kesimpulannya, membeli lebih mudah daripada memanfaatkan-apa-yang-dibeli. Ada saran?